| TAHAPAN MEMIJAHKAN KOI Memijahkan
koi sangatlah sederhana dan setiap orang dapat melakukannya,
jika kita ingin melakukan memijahkan koi (Breeding Koi) ada
beberapa hal yang harus kita perhatikan yaitu mulai dari
pemilihan indukan siap telur sampai kolam penetasannya.
Adapun tahapan-tahapannya adalah segabai
berikut :
1. Menyiapkan serta pemilihahan Indukan dan Pejantan.
2. Menyiapkan sarang telur.
3. Menyiapkan kolam untuk penetasan.
4. Seleksi koi
5. Menyiapkan Kolam Pembesaran.
|
| Menyiapkan
serta pemilihahan Indukan dan Pejantan.
Pemilihan induk yang harus diperhatikan pertama-tama adalah
bentuk badan yg baik bukan ikan cacat, kualitas kulit , umur
telur sudah cukup matang, usia indukan biasanya 2,5 tahun. Dan
untuk pemlihan pejantan harus diperhatikan bentuk badan yang
baik, kualitas kulit, ketajaman warna dan di cek spermanya.
  |
| |
|
Menyiapkan sarang telur. Untuk
menyiapkan sarang telur ikan dapat menggunakan beberapa macam
media antara lain tambang plastik yg sudah diurai, injuk yg
sudah dibentuk atau yang sudah dijepit dengan bambu atau
tanaman air seperti eceng gondok dll.

Ikan koi biasanya melakukan perkawinan pada
malam hari,
Setelah media sarang telur sudah disiapkan dan dipasang
didalam kolam yang telah disiapkan kemudian masukan Indukan
dan pejantan yang akan dipijahkan. Biasanya pasangan koi
tersebut dimasukan kedalam kolam pada sing atau sore hari.

Telur akan menetas dalam waktu 3 hari,
anakan koi yang baru menetas akan terlihat sangat halus dan
berwarna putih, seminggu kemudian berwarna kuning. Anakan koi
akan terlihat patternya sedikit demi sedikit setelah burayak
berumur 1 bulan dan pada usia 2 bulan sudah dapat diseleksi
pertama.
  |
| |
|
Menyiapkan kolam untuk penetasan.
Kolam penetasan dapat menggunakan bak fiber, kolam
semen atau langsung dikolam lumpur (mud pond).
Jika menggunakan bak fiber atau kolam bak semen biasanya
burayak koi berumur 2 minggu kemudian dipindahkan kekolam
lumpur lalu dibesarkan sampai usia 2 bulan.

Dan jika memijahkannya langsung dikolam lumpur biasanya
menggunakan jaring besar untuk proses perkawinan induk dan
jantan serta didalam jaring tersbut sudah terdapat sarang
telur (kakaban), setelah bertelur kemudian induk dan jantan
diangkat dari jaring dan sarang telur ditinggal didalam jaring
sampai telur koi menetas.
 |
| |
|
Seleksi Koi Setelah burayak koi
berumur 2 bulan kemudian dilakukan penyeleksian awal (pertama),
adapun yang diseleksi anakan koi yang sudah terlihat patternya
(pola) dan diklasifikasikan sesuai dengan kualitasnya. Dan
sisanya yang berwarna polos atau patternya tidak beraturan di
afkir.


Setelah diseleksi pertama kemudian hasil
seleksi koi dibesarkan lagi sampai usia 4 bulan, dan pada usia
ini mulai dilakukan seleksi body (bentuk tubuh) jika bentuk
tubuh yang tidak bagus atau kuntet maka ikan tersebut di afkir.
Dan yang dipilih hanya koi dngan bentuk tubuh yang baik dan
memiliki pola yang bagus.
 |
| |
|
Menyiapkan kolam untuk pembesaran
Kemudian tahapan selanjutnya setelah anakan koi diseleksi
lalu di masukan lagi kedalam kolam pembesaran yang telah
disiapkan, dan harus disesuaikan antara luas kolam dengan
jumlah ikan yang ditanam.

 |
| |